Indonesia Masters menjadi salah satu turnamen bulutangkis paling bergengsi dan kompetitif di kalender BWF. Sejak pertama kali digelar pada 2010, ajang ini rutin menghadirkan para pemain top dunia dari seluruh sektor.
Dalam perjalanannya, Indonesia Masters mencatat sejumlah nama besar yang tampil dominan dan mengoleksi gelar juara terbanyak. Beberapa di antaranya bahkan mampu meraih titel secara beruntun, menegaskan status mereka sebagai penguasa turnamen.
Lantas, siapa pemain tersukses sepanjang sejarah Indonesia Masters? Berikut rangkuman detikSport.
Zheng Siwei/Huang Yaqiong – Ganda Campuran (5 Gelar)
Pasangan ganda campuran asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, menempati posisi teratas sebagai pemain tersukses di Indonesia Masters. Duet andalan Negeri Tirai Bambu itu mengoleksi lima gelar juara, masing-masing pada edisi 2018, 2019, 2020, 2022, dan 2024.
Konsistensi Zheng/Huang menjadikan mereka salah satu pasangan ganda campuran paling dominan di era modern bulutangkis dunia.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo – Ganda Putra (4 Gelar)
Nama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tak bisa dilepaskan dari sejarah Indonesia Masters. Pasangan berjuluk The Minions ini mengoleksi empat gelar juara.
Tiga gelar diraih secara beruntun pada 2018, 2019, dan 2020. Satu gelar lainnya diraih lewat pasangan berbeda:
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir – Ganda Campuran (3 Gelar)
Legenda bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berada di daftar berikutnya. Pasangan peraih emas Olimpiade Rio 2016 ini mengoleksi tiga gelar Indonesia Masters, masing-masing pada 2010, 2012, dan 2015.
Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi – Ganda Putri (3 Gelar)
Dari sektor ganda putri, pasangan Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi mencatatkan tiga gelar juara di Indonesia Masters, yakni pada 2012, 2018, dan 2019.
Ratchanok Intanon – Tunggal Putri (3 Gelar)
Pebulutangkis Thailand Ratchanok Intanon melengkapi daftar pemain tersukses dengan koleksi tiga gelar tunggal putri.
Intanon meraih gelar pada 2012, lalu kembali juara pada 2020 usai mengalahkan Carolina Marin, serta menambah gelar terbaru pada 2025 setelah menundukkan Sim Yu Jin.






