Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ingin mendapatkan sosok terbaik untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Itulah mengapa seleksi akan dilakukan secara transparan dan objektif.
Kemenpora memang membuka peluang bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan profesional untuk ikut ambil bagian dalam memajukan industri olahraga tanah air, melalui seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya.
Dengan membuka kesempatan bagi kaum profesional, diharapkan akan semakin banyak kandidat yang memiliki rekam jejak bagus. Kemenpora berharap yang terpilih nanti bisa memberikan kontribusi untuk memajukan industri olahraga yang bisa memberikan dampak simultan kepada seluruh aspek kehidupan.
Selain memberikan peluang bagi non-ASN untuk mendapatkan jabatan ini, Kemenpora juga menjamin proses seleksi berjalan secara terbuka, transparan, obyektif dan menjunjung tinggi prinsip meritokrasi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dan tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
Menurut keterangan yang diterima detikSport, panitia seleksi yang dibentuk terdiri dari unsur profesional, akademisi dan pejabat yang memiliki kompetensi serta integritas tinggi guna memastikan proses penilaian berjalan adil dan akuntabel.
Proses seleksi nantinya akan meliputi tahapan seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak jabatan, seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural yang dilakukan dengan metode asessment center oleh lembaga yang terakreditasi.
Selanjutnya kandidat juga diminta untuk menulis makalah dan paparan secara langsung dengan tema dan ketentuan yang disampaikan panitia seleksi pada saat penyusunan makalah dan bahan paparan.
Setelah itu ditutup dengan seleksi wawancara dengan panitia seleksi. Tentunya setiap peserta dinilai berdasarkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan integritas, dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan keterbukaan informasi.
