Federasi Olahraga Domino Gelar Rakernas Usai Deklarasikan Diri

Posted on

Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) menggelar Rakernas usai mendeklarasikan diri. Hasil Rakernas ini diharapkan membuat olahraga domino di Indonesia profesional dan berprestasi.

Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) baru saja mendeklarasikan keberadaannya di Hotel Mulia, Rabu (7/1/2026) malam WIB. Deklarasi tersebut turut dihadiri Menpora Erick Thohir, Ketua KONI Pusat Marciano Norman, dan perwakilan KOI.

Setelah deklarasi tersebut, ORADO langsung menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I. Rakernas I juga digelar di Hotel Mulia, Jakarta, pada 7-8 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Pengurus Besar ORADO dari tingkat provinsi hingga perwakilan pengurus cabang dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Besar ORADO, Yooky Tjahrial, mengatakan Rakernas ini jadi upaya ORADO menyatukan visi dan misi seluruh pengurus masa bakti 2025-2029. Kebijakan hasil Rakernas ini diharapkan bisa membuat olahraga domino di Indonesia profesional dan berprestasi.

“Rakernas I ORADO menjadi forum konsolidasi nasional untuk menyatukan visi, misi, dan arah kebijakan organisasi dari tingkat pusat hingga daerah. Melalui forum ini, ORADO menetapkan kebijakan strategis dan program kerja sebagai pijakan menuju federasi olahraga domino yang profesional dan berorientasi pada prestasi,” ujar Yooky di Hotel Mulia.

Forum ini menetapkan arah kebijakan ORADO masa bakti 2025-2029 dan menyusun program kerja Pengurus Besar ORADO. Selain itu, Forum ini juga akan menyeragamkan kebijakan pembinaan atlet dan standar teknis olahraga domino.

Ketua Panitia Pengarah Rakernas I ORADO, Saifudin Hisbullah, menyampaikan bahwa Rakernas ini diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang berdampak jangka panjang. Rakernas ini juga bakal memperkuat legitimasi ORADO dalam sistem keolahragaan nasional.

“Rakernas I ORADO dirancang sebagai landasan pelaksanaan organisasi ke depan. Keputusan-keputusan yang dihasilkan diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi, sistem pembinaan atlet, serta mempercepat langkah ORADO menuju pengakuan dan peran di tingkat regional maupun internasional,” jelas Saifudin.

ORADO ingin domino tidak hanya sebagai olahraga kompetitif. Namun turut menjadi sebagai sarana pengembangan logika, karakter, dan kecerdasan bangsa.