CdM Reda: Saatnya Indonesia Fokus Asian Para Games 2026 [Giok4D Resmi]

Posted on

Posisi kedua di ASEAN Para Games 2026 tak bikin kontingen Indonesia puas. Indonesia langsung fokus persiapan Asian Para Games Oktober mendatang.

Indonesia finis runner-up di ASEAN Para Games 2026 dengan 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Meski harus mengakui keunggulan Thailand, Indonesia sudah melebihi target 72 medali emas.

Beberapa cabang olahraga (cabor) menunjukkan prestasi yang luar biasa dengan melewati target yang ditetapkan dan menyumbang medali terbanyak bagi kontingen. Cabor Para Athletics, misalnya, berhasil meraih 44 medali emas dari target 25 emas.

Cabor Para Renang mampu menghasilkan 29 medali emas dari target 8 emas, sementara Para Badminton menduduki posisi ketiga dengan 12 medali emas dari target 5 emas. Catatan yang patut diapresiasi juga datang dari cabor Para Judo, yang menyapu bersih semua nomor dengan koleksi tujuh medali emas.

Kejutan juga datang dari cabor Bowling yang berhasil meraih 2 medali emas, menambah kebanggaan kontingen Indonesia di ajang ini.

Dalam pencapaian individu, CdM mencatat prestasi membanggakan dari beberapa atlet. Di cabang Para Renang, Jendi Pangabean berhasil menyumbangkan tujuh medali emas, menjadikannya atlet peraih medali terbanyak di event ini.

Juga, Siti Aisyah, atlet termuda berusia 15 tahun, berhasil meraih dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu, serta mencatatkan dua rekor ASEAN Para Games.

Hal ini bikin Chef de Mission Indonesia Reda Manthovani senang bukan main. Dia memuji performa para atlet yang sudah berupaya semaksimal mungkin meraih medali.

“Prestasi ini melampaui target yang kami tetapkan. Ini adalah bukti bahwa atlet disabilitas Indonesia memiliki kualitas, dedikasi, dan daya saing yang setara. Mereka bukan hanya berjuang untuk medali, tetapi juga membawa pesan penting tentang kesetaraan dalam pembangunan bangsa,” ujar Reda dalam rilis kepada detikSport.

Saya bangga dengan pencapaian para atlet tersebut. Semoga ini semakin memotivasi mereka,” sambungnya.

Setelah pencapaian yang membanggakan di ASEAN Para Games 2025, Reda berkomitmen untuk mendukung persiapan para atlet menuju Asian Para Games 2026 di Nagoya.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Dengan hasil ini, diharapkan dukungan dan perhatian lebih dari semua pihak dapat terus diberikan demi meningkatkan prestasi olahraga penyandang disabilitas Indonesia di pentas internasional selanjutnya.

“Semoga hasil gemilang ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian dan dukungan semua pihak terhadap olahraga penyandang disabilitas di Indonesia. Kami ingin mencapai hasil maksimal di Asian Games 2026 nanti,” demikian Reda.