Kabar baik datang dari Thailand. Sayu Bella Sukma Dewi, atlet sepeda gunung asal Bali sekaligus peraih medali emas SEA Games 2023 nomor Cross-Country Olympic (XCO), sukses membuka musim 2026 dengan meraih medali emas Thailand Mountain Bike Cup XCO pada 14 Januari 2026.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Sayu tampil dominan dengan keunggulan 3 menit 19 detik atas Yui Ishida, National Champion asal Jepang. Thailand MTB Cup XCO digelar dengan format Cross-Country Olympic (XCO), di mana para pebalap bertanding secara bersamaan dalam beberapa lap di lintasan teknis yang menantang, terdiri dari tanjakan, turunan, serta rintangan alami seperti akar dan bebatuan.
Sebagai ajang berperingkat UCI (Union Cycliste Internationale) dengan klasifikasi C1 atau Continental Series, kompetisi ini menjadi panggung penting bagi atlet untuk mengumpulkan poin peringkat dunia UCI, yang berperan krusial dalam meningkatkan posisi internasional serta membuka peluang menuju kualifikasi Olimpiade. Meski tidak berkesempatan tampil di SEA Games 2025, atlet muda ini tetap mengharapkan target besar ke depan dan berharap dapat berlaga di Asian Games yang akan digelar di Jepang.
“Harapan saya di 2026 adalah menjadi pribadi yang lebih tenang dan sabar, agar bisa menjalani setiap balapan dengan maksimal dan mempersiapkan diri menuju Asian Games, bahkan Olimpiade LA 2028,” ujar Sayu dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana Sayu dapat turun di dua kelas – Under-23 dan Women Elite – pada edisi kali ini ia hanya berlaga di kelas Women Elite. Hal tersebut membuat persaingan terasa lebih menegangkan, mengingat ia harus berhadapan langsung dengan atlet-atlet elite dari Jepang, Malaysia, dan Filipina.
“Bagian datarnya cukup menyulitkan karena banyak belokan, jadi sulit untuk meningkatkan kecepatan. Saya mempersiapkan diri
sekitar satu bulan sepuluh hari dengan latihan intens di Lumajang, dan tentu selalu memastikan Simba (panggilan sepeda prototipe Polygon Syncline DR milik Sayu) dalam kondisi maksimal,” jelasnya.
Bergeser ke India, nama Indonesia kembali harum melalui kiprahnya bersama tim sepeda balap Asia, TSG. Setelah memperkenalkan Polygon Helios dengan warna oranye nyentriknya serta jajaran pebalap terbarunya di Terengganu, Malaysia, pada 15 Januari 2026. TSG langsung bertolak ke India untuk menghadapi kompetisi pertamanya musim ini.
Hasilnya pun impresif dimana Fergus Browning (Australia) berhasil merebut jersey kuning (General Classification), posisi pertama kategori Individual Time Trial (ITT), serta Points Classification. Sementara itu, Nur Aiman Rosli-National Champion Malaysia-juga tampil gemilang dengan meraih Best Asian Rider Classification.
“Lintasannya sangat seru-ini pertama kalinya saya bertanding di India. Saya langsung tancap gas sejak awal, dengan turunan menuju garis finish. Di momen seperti itu, saya hanya berusaha bertahan dan melaju secepat mungkin,” ungkap Fergus.
Hal ini menjadi angin segar bagi Indonesia, menegaskan kesiapan Tanah Air untuk memborong prestasi emas sekaligus unjuk gigi, baik dari sisi kemampuan atlet maupun karya anak bangsa.






