Alwi Farhan jadi salah satu generasi Z yang bisa mematahkan stereotipe generasi muda sekarang yang kerap dinilai manja dan sulit bertanggung jawab.
Berusia 20 tahun, Alwi dibebani menjadi juara tunggal putra Indonesia Masters 2026. Terlebih ketika kompatriotnya satu per satu rontok di babak semifinal.
Pada prosesnya, Alwi Farhan berhasil membuktikan diri. Tampil sebagai unggulan kedelapan, Alwi menunjukkan permainan apik dan cuma kehilangan satu gim dalam lima pertandingan yang dilakoninya dari babak pertama.
Termasuk di partai puncak yang bergulir Minggu (25/1/2026). Alwi mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul dua gim langsung 21-5, 21-6, yang sekaligus menjadikan dia sebagai atlet termuda yang sukses di Indonesia Masters kali ini.
“Jangan takut untuk bermimpi, teruslah berusaha, teruslah bekerja, teruslah mewujudkan. Tak akan ada yang tahun jalan kita seperti apa ke depannya. Saya juga merasakan seperti yang kalian rasakan untuk anak-anak muda. Berjuang, jatuh-bangun, semangat, tabrak saja yang ada di depan. Siapa pun,” ucap Alwi Farhan.
“Kita bisa belajar, kita perlu melihat ke atas untuk belajar. Kita perlu melihat ke bawah untuk mengetahui dari mana kita berasal. Jadi, lakukan saja, berikan yang terbaik setiap hari. Tetaplah rendah hati, dan biarkan Tuhan yang mengurus sisanya,” pemilik dua medali emas SEA Games 2025 itu menambahkan.
Indonesia Masters 2026 menandai titel juara ketiga Alwi Farhan. Sebelumnya, Alwi memenangi Indonesia Masters level 100 di 2024 dan Macau Open 2025 di level 300.
