Alwi Farhan tak pernah menyangka bisa mencapai final Indonesia Masters 2026. Padahal, dia hanya jadi penonton saat Anthony Ginting juara di 2018.
Alwi menjadi wakil pertama Indonesia yang lolos babak puncak di ajang turnamen BWF Super 500. Dia menaklukkan Chi Yu Jen dari Taiwan dalam duel dua gim 21-11, 21-12 di Istora GBK, Sabtu (24/1).
Keberhasilan ini menjadi hal yang membanggakan bukan hanya sektor tunggal putra Indonesia, tapi Alwi secara pribadi.
“Tidak menyangka. Selalu merinding mendengar crowded bergemuruh atas nama saya, tak pernah terbayangkan dulu 2018 saya masih nonton A Ginting juara di sini, final lawan Jepang,”
“Delapan tahun kemudian bisa berada di partai final tidak ada di dalam benak saya di dalam pikiran saya. Ya, saya berjuang untuk memantaskan diri saya berada di sini,” kata Alwi.
Di partai puncak, Alwi akan melawan wakil Thailand Panitchaphon Teeraratsakul, yang mengalahkan Loh Kean Yew (Singapura) 21-17, 21-17.
“Secara teknik nanti bicara lagi dengan coach Indra tapi yang saya rasakan badan, mental, harus dipulihkan lagi karena besok akan menjadi partai yang berat. Saya akan berusaha semaksimal mungkin,” tuturnya.
“Yang kedua, saya juga belum ada gambaran sama sekali untuk besok. Saya baru menyelesaikan tugas untuk hari ini, saya hanya fokus pada hari ini, saya keluarkan kemampuan dan effort saya untuk menang.”
“Besok adalah besok, hari ini alhamdulilah saya bisa memenangkan pertandingan. Pastinya saya akan prepare untuk besok, dimulai setelah preskon ini,” tegas Alwi.






