5 Atlet Pesti Ikut Turnamen Soft Tennis di Korsel

Posted on

Ada lima atlet soft tennis mengikuti training camp di Korea Selatan. Ini jadi persiapan menuju Kejuaraan Soft Tennis Asia di negara itu.

Kejuaraan itu digelar 30 Agustus hingga 24 September di Mungyeong, Korea Selatan. Lima atlet yang terpilih untuk masuk tim asuhan pelatih kepala Ferly Montolalu adalah Fernando Sanger, M Fajar Amarta, Bagus Angga Boedy Pradewa, Saiful Fadillah, dan Allief Nafii’ah.

Di antara kelima atlet tersebut, Allief menjadi satu-satunya atlet putri yang diturunkan. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP Pesti), Awal Chairuddin, menyebut kelima atlet ini diberi kesempatan untuk mengasah kemampuan mereka di kancah internasional.

⁠”Ini adalah kesempatan berharga bagi atlet-atlet kita untuk menggali ilmu dan teknik soft tennis yang lebih mendalam. Waktu yang mereka miliki di Korea harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bekal untuk tim nasional. Jaga nama baik bangsa Indonesia, manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan menguji mental bertanding di level yang lebih tinggi,” ujar Awal dalam rilis kepada detikSport.

Allief mengakui bahagia dan bangga bisa mewakili Indonesia dalam training camp dan kejuaraan Asia di Korea. Bagi Allief, kesempatan ini sangat berarti, terlebih setelah cabor soft tennis dihapus dari SEA Games 2025.

“Saya sangat bersyukur bisa terpilih mewakili Indonesia, terutama sebagai atlet wanita satu-satunya. Dengan adanya training camp di Korea, ini menjadi kesempatan besar untuk mengembalikan performa saya yang sempat terhambat. Saya akan menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari para pelatih dan atlet di sana, agar bisa membawa hasil yang baik di Kejuaraan Asia dan mengulang prestasi medali seperti dua tahun lalu,” ungkap Allief.

M Fajar Amarta, salah satu atlet putra yang ikut berangkat, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan ini. Fajar akan berlaga di tiga kategori, yaitu beregu, tunggal, dan ganda.

“Keikutsertaan dalam training camp di Korea adalah kesempatan emas bagi saya untuk menimba ilmu dari para pelatih dan atlet top dunia. Setelah training camp, kami langsung mengikuti Kejuaraan Asia. Saya berharap bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik untuk tim Indonesia,” ujar Fajar dengan penuh optimisme.

Melalui training camp dan Kejuaraan Soft Tennis Asia ini, PP Pesti berharap para atlet dapat memperoleh pengalaman berharga dan meningkatkan prestasi mereka di tingkat internasional. Tidak hanya sebagai ajang pembuktian kemampuan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memajukan soft tennis Indonesia di masa depan.

“Kejuaraan ini bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun mental juara dan kebersamaan. PP Pesti akan terus mendukung setiap langkah atlet kami untuk membawa nama Indonesia lebih harum di dunia,” papar Awal.